Tampilkan postingan dengan label Teroris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teroris. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 September 2011

Setiap Gereja di Bandung Dijaga 10 Polisi

Bandung - Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Widodo Eko Prihastopo mengatakan pascakejadian bom bunuh diri di Solo, 25 gereja di Bandung dijaga ketat. Sekitar 10 polisi akan ditempatkan pada setiap gereja.

"Anggota jajaran Polrestabes Bandung yang disiagakan di tiap gereja ada 10 personel. Saat ini ada 25 gereja yang kami anggap potensial untuk dilakukan pengamanan," kata Widodo saat ditemui usai upacara memperingati HUT ke-201 Kota Bandung di Balai Kota, Jalan Wastukencana, Senin (26/9/2011).

Menurut Widodo, kendati yang menjadi prioritas pengamanan 25 gereja berkapasitas besar, gereja lainnya turut diamankan anggota polsek di wilayah masing-masing.

"Sejak kemarin sudah dijaga, pelaksanaan pengamanan nanti diprioritaskan saat jemaat melakukan ibadah. Pengamanan dilakukan hingga situasi kondusif. Semoga saja di Kota Bandung ini tidak terjadi hal-hal tak diinginkan," ucap Widodo.

Sumber: http://bandung.detik.com/read/2011/09/26/111536/1730296/486/setiap-gereja-di-bandung-dijaga-10-polisi

Polisi Dalami Informasi Pelaku Bom yang Mengaku Asal Bandung

Bandung - Pelaku bom bunuh diri di Solo sempat mengaku kepada warga setempat berasal dari Bandung. Meski kebenarannya belum bisa dipastikan, Polrestabes Bandung bakal mendalami informasi tersebut.

"Saya baru dengar dari kalian (wartawan). Secara resmi informasi itu belum saya terima. Masih harus kami dalami dan kroscek," jelas Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Widodo Eko Prihastopo.

Widodo mengungkapkan hal tersebut saat ditemui wartawan usai menghadiri upacara memperingati HUT ke-201 Kota Bandung di Balai Kota, Jalan Wastukencana, Senin (26/9/2011).

Ia mengaku hingga kini belum menerima pernyataan resmi dari Mabes Polri yang menyatakan identitas diduga pelaku bom bunuh diri di Solo berasal dari Kota Bandung. Widodo memercayakan penuh kepada Mabes Polri yang lebih tahu soal identitas lengkap pelaku.

"Tapi tetap kami akan menyelidiki terkait informasi itu," terang Widodo.

Pelaku bom bunuh diri sempat makan di warung di dekat Gereja GBIS Kepunton, Solo, kemarin, Sabtu (24/9). Kepada pemilik warung pelaku bom mengaku berasal dari Bandung, Jawa Barat.

Sumber: http://bandung.detik.com/read/2011/09/26/114501/1730332/486/polisi-dalami-informasi-pelaku-bom-yang-mengaku-asal-bandung?g991102485